Minggu, 31 Desember 2017

Keresahanku dalam Mencintai Rupiah atau Dia ?


Uang merupakan alat tukar yang diterima masyarakat umum untuk pembayaran barang atau jasa.

Setiap negara memiliki mata uang tertentu. Setiap mata uang tidak bisa digunakan untuk semua negara. Kita harus menukarnya agar bisa digunakan di negara tersebut.

Rupiah adalah mata uang indonesia. Rupiah yang selama ini kita pakai untuk belanja, bayar tagihan, dan lainnya.

Perkenalkan namaku Faaza Bil Amri. Sekarang aku kelas 11.

Aku memiliki kisah seru bersama mata uang rupiah. Ini adalah kisah nyata yang aku alami.

Kisah ini dimulai ketika aku duduk di bangku kelas 8.

Waktu itu, selain sebagai pelajar. Aku adalah seorang blogger.

Ya, betul Blogger

Sejak SMP aku meneladani hal ini karena aku suka. Aku belajar dari forum, youtube, buku, dan masih banyak lagi.

Oleh karena itu, aku sekarang bisa dan mengerti cara-caranya. Ilmu yang aku pelajari itu mulai dari pembuatan, pemasaran, sampai memonetisasi.

Aku menjalani hobi ini bersama sepupuku. Berkat dia aku tahu banyak hal. Kita saling bertukar informasi, tips, dan solusi.

Hari demi hari aku lalui. Aku membuat artikel terus-menerus.

Jumlah artikelku pun mencapai ratusan. Pengunjung juga mulai banyak berdatangan. Momen tersebut aku manfaatkan untuk monetisasi.

Akhirnya aku mencapai tahap bisa gajian tiap bulannya. Inilah yang aku impikan.

Akan tetapi, ada hal yang mungkin asing dan tidak terpikirkan olehku

Ternyata aku digaji dengan uang dollar !

Seketika aku bingung, bagaimana mencairkannya ke dalam bentuk rupiah. Aku bertanya kepada saudaraku.

Dia memberitahuku bahwa dollar tersebut bisa dicairkan melalui Paypal.

Aku mencairkan dollar tersebut melalui Paypal dan diteruskan ke rekening bank ayahku. Pada masa tersebut, aku membeli barang-barang yang diinginkan

Aku membeli HP, PC, dan masih banyak lagi. Kardus-kardusnya pun masih ada di rumahku untuk jadi kenangan. hehehe..

Saat itu sedang hangatnya kabar tentang nilai tukar dollar ke rupiah menjadi tinggi.

Sumber : http://currencyconverter.io/usd-idr

Pada saat akhir September 2015 sampai awal Oktober 2015 nilai tukar $1 bisa mencapai Rp14.733,-

Ini adalah perbedaan angka yang cukup signifikan.

Kenapa rupiah melemah ?

Faktor utamanya yaitu perbaikan ekonomi amerika serikat.

Saat 2008, amerika mengalami krisis.

Kemudian, Amerika mengeluarkan kebijakan quantitative easing. Jadi, amerika memberikan dana stimulus agar bangkit gairah ekonomi dari krisis tersebut

Para investor pun menggunakan dana mereka untuk diinvestasikan ke negara berkembang, termasuk Indonesia.

Investor ini membuat adanya mata uang dollar di negara-negara berkembang.

Kemudian Amerika memotong dana stimulus tersebut sehingga dollar-dollar yang ada di negara lain pun sedikit.

Hal tersebut membuat mata uang dollar semakin sedikit sehingga bertambah naik nilainya dan rupiah pun melemah.

Sebenarnya bukan hanya Indonesia saja yang mengalami hal ini. Banyak negara-negara lain yang juga merasakan menguatnya nilai dollar.

Melihat data-data tersebut, Terlintas di benakku..

Apa yang harus aku lakukan ? Apakah aku harus bangga atau sedih ?

Sampai suatu saat, tanpa berpikir lama, aku menginginkan nilai tukar dollar ke rupiah terus bertambah tinggi.

Hal itu karena gajianku memakai dollar, berarti akan dapat lebih banyak uangnya.

Aku merasa hal tersebut biasa saja.

“Kan, naiknya hanya Rp1000 aja, jadi gak perlu khawatir”

Lantas, ketika aku pikir-pikir

Kalau gajianku $150

Jika nilai tukarnya yaitu $1 = Rp13.000

maka yang aku dapat yaitu 150 x 13.000 = Rp1.950.000

Sedangkan jika nilai tukarnya $1 = 14.000

maka yang aku dapat yaitu 150 x 14000 = 2.100.000
Selisihnya (Rp2.100.000 – Rp1.950.000) yaitu Rp150.000

Nah, ini yang menjadi titik perhatianku

Uang tambahan Rp150.000 itu datang darimana ?

Apakah itu datang dari Bank Indonesia ? Apakah itu bisa merugikan indonesia ?

Tolong bantu jawab di komentar ya .. hehehe ..

Hal tersebut merupakan dampak dari melemahnya rupiah sehingga para pekerja bergaji dollar pun merasa senang.

Dengan melemahnya rupiah, apakah bisa menambah untung banyak dalam ekspor Indonesia ?

karena bila kita pikir-pikir,..

Ketika rupiah melemah, maka orang luar negeri akan tertarik membeli barang di Indonesia. Mereka bisa mendapatkan uang rupiah lebih banyak di saat rupiah melemah.

Mungkin memang kejadian itu masuk akal, tetapi apakah praktiknya seperti itu ?

Masalahnya dalam beberapa barang, kita masih mengimpor bahan baku dari luar negeri. Kita harus membelinya dengan menukar rupiahnya dengan harga murah sehingga meningkatnya biaya produksi.

Akan tetapi, jika sumber bahan bakunya ada di dalam negeri, maka kita pun bisa mendapatkan keuntungan.

Jadi, tergantung dari sumber bahan baku itu sendiri.

Lalu, aku berpikir..

Kenapa Bank Indonesia tidak memproduksi banyak uang saja ?

Dengan begitu nanti bisa digunakan untuk pembangunan, membayar hutang, mensejahterakan masyarakat, dan lainnya

Mungkin hal ini terdengar konyol tapi patut dipertanyakan.

Faktor utamanya yaitu karena itu bisa menaikkan harga barang dan menurunkan nilai dari rupiah itu sendiri. (Inflasi)

Singkatnya, jika negara terus mencetak uang dalam jumlah yang sangat banyak, maka akan ada banyak orang yang mampu membeli suatu barang.

Persediaan barang itu sendiri terbatas, sehingga akan menaiknya harga dari barang tersebut sehingga menjadi mahal.

Jadi, persediaan uang dan barang itu harus sama/stabil.

Sebagai Warga Negara Indonesia, aku pun ingin mendukung dan membela negaraku.

Aku mulai mencintai rupiah.

Lalu, gajian blog aku bagaimana ?

Mudah saja,..  Aku mengganti sistem iklannya

Kemudian, Aku memonetisasi blognya menggunakan Google Adsense yang menggunakan rupiah.

Aku tidak kecewa bisa gajian dengan rupiah dan memakainya dalam setiap transaksiku di dalam negeri.

Bahkan, transaksi di dalam negeri itu memang wajib memakai rupiah dan itu sudah tercantum dalam  Peraturan BI (PBI) No.17/3/PBI/2015

Dalam mencintai rupiah, apa langkah selanjutnya yang harus kita lakukan ?

Nah, ada imbauan 5 Jangan dari Bank Indonesia dalam menjaga rupiah.

Sumber : http://www.bi.go.id/id/lip/infografis/Pages/Infografismerawatrupiah.aspx

Imbauan ini harus kita dukung dengan melaksanakannya bersama-sama.

Alasannya karena kualitas fisik rupiah semakin menurun. Banyak rupiah yang sudah lecek, sobek, dan rusak.

Tentang uang yang rusak, kamu bisa baca selengkapnya di E-Book Uang Rupiah Tidak Layak Edar

Rupiah adalah mata uang Indonesia yang harus kita jaga kehomatannya dengan mengubah kebiasaan kita dalam memakainya.

Salah satu solusi lainnya dari Bank Indonesia yaitu menerbitkan cetakan baru dari rupiah dalam meperbaiki kualitas fisik rupiah tersebut.

Sumber : images.google.com

Selain itu, rupiah cetakan baru menampilkan 12 wajah pahlawan yang berbeda dari sebelumnya dan dilengkapi dengan teknologi baru dalam menjaga keaslian dari pemalsuan uang.

Bahkan, terdapat kode tuna netra berupa efek rabaan (tactile effect) sehingga tuna netra akan mampu mengetahui nominalnya.

Aku bangga menggunakan rupiah.

Mari kita sama-sama mendukung pemerintah dalam memajukan negeri ini dengan menjalankan semua peraturan dan imbauan.

Kita jaga terus kehormatan dan kualitasnya. Ayo kita Cintai Rupiah !

This Is The Newest Post

Berkomentarlah dengan bijak, sesuai artikel dan jangan SPAM
EmoticonEmoticon